MAGETAN – Dapur rumah warga Desa Rejomulyo, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, rusak parah setelah tabung elpiji 3 kilogram meledak saat digunakan untuk memasak lontong, Kamis siang (3/9/2026).
Ledakan tersebut mengakibatkan bagian dapur hingga sebagian bangunan rumah mengalami kerusakan dan terbakar. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
50 Siswa Jombang Diare Usai Makan MBG
Peristiwa bermula saat pemilik rumah, Sarmi, memasak lontong pesanan tetangga untuk acara selamatan.
Saat proses memasak berlangsung, Sarmi meninggalkan dapur dan berkumpul bersama sejumlah tetangganya.
Tak lama berselang, warga dikejutkan suara ledakan keras dari arah rumah Sarmi. Kepulan asap kemudian terlihat membumbung dari bagian dapur.
Sarmi yang mengetahui kejadian tersebut langsung menuju rumah dan mendapati dapur serta sebagian bangunan telah rusak dan terbakar. Ia kemudian berteriak meminta pertolongan.
Warga yang berdatangan langsung bergotong royong memadamkan api menggunakan peralatan manual.
Upaya tersebut dilakukan agar api tidak merembet ke bagian rumah lainnya.
Kerabat Sarmi, Edy Cahyono, mengatakan dirinya mendapat laporan mengenai rumah Sarmi yang runtuh dan terbakar setelah terjadi ledakan tabung elpiji.
"Saya mendapat laporan rumah Sarmini runtuh dan terbakar akibat tabung gas elpiji 3 kilogram meledak," ujar Edy.
Setelah menerima laporan, pihaknya kemudian menghubungi petugas untuk melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Perangkat Desa Rejomulyo, Muhajirin Maskurin, membenarkan adanya ledakan tabung elpiji 3 kilogram tersebut.
Ledakan menyebabkan dapur dan sebagian bangunan rumah mengalami kerusakan.
"Beruntung tidak menimbulkan korban jiwa," kata Muhajirin.
Akibat kejadian itu, pemilik rumah diperkirakan mengalami kerugian material sekitar Rp15 juta.
Sementara itu, petugas masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti ledakan.
Tabung elpiji dan sejumlah barang yang berkaitan dengan kejadian diamankan sebagai bagian dari proses pemeriksaan.