Kemenag Terbitkan 90 Buku PAI dan Bahasa Arab untuk Madrasah, Bisa Diunduh Gratis
Liputanjatim.com – Kementerian Agama (Kemenag) menyediakan 90 buku Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Bahasa Arab bagi siswa madrasah yang dapat diakses dan diunduh secara gratis melalui laman resmi Kementerian Agama.
Abdullah AT
Jurnalis LiputanJatim
Liputanjatim.com – Kementerian Agama (Kemenag) menyediakan 90 buku Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Bahasa Arab bagi siswa madrasah yang dapat diakses dan diunduh secara gratis melalui laman resmi Kementerian Agama.
Puluhan buku tersebut terdiri atas 58 Buku Teks Utama (BTU) mata pelajaran PAI dan Bahasa Arab untuk jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA). Selain itu, tersedia pula 32 buku mata pelajaran khusus bagi siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Program Keagamaan (MAPK).
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Amien Suyitno, mengatakan penyediaan buku digital tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memperluas akses terhadap bahan ajar yang berkualitas sekaligus memperkuat budaya literasi di lingkungan madrasah.
“Kita sudah siapkan 90 buku mata Pelajaran PAI dan Bahasa Arab untuk siswa madrasah. Semua bisa diunduh melalui website Kementerian Agama secara gratis," kata dia.
“Ini semua kita siapkan untuk memudahkan siswa dan guru madrasah, sekaligus menjadi langkah kami untuk ikut berkontribusi dalam penguatan literasi," tambahnya.
Amien menjelaskan, penyusunan Buku Teks Utama merupakan amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2017 tentang Sistem Perbukuan. Seluruh proses penyusunan dilakukan secara berjenjang, mulai dari seleksi penulis, penelaahan oleh reviewer, evaluasi penilai, hingga supervisi yang melibatkan Pusat Penilaian Buku Agama, Lektur, dan Literasi Keagamaan (PBAL2K) Kemenag.
“Buku-buku ini ditulis dengan tahapan dan penjenjangan yang terorganisir. Penjaringan penulis secara ketat, telaah oleh reviewer, evaluasi oleh penilai dan juga diawasi oleh supervisor dengan pelibatan penuh PBAL2K (Pusat Penilaian Buku Agama Lektur dan Literasi Keagamaan) Kemenag RI.”
"Buku ini disajikan dalam format digital agar lebih efisien serta memudahkan akses guru dan siswa," tuturnya.
Sementara itu, Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Nyayu Khodijah, mengatakan penerbitan buku tersebut mengacu pada Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 1503 Tahun 2025 tentang Pedoman Implementasi Kurikulum pada RA, MI, MTs, MA, dan MAK.
Menurutnya, buku yang diterbitkan mencakup mata pelajaran Al-Qur'an Hadis, Akidah Akhlak, Fikih, Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), dan Bahasa Arab untuk jenjang MI, MTs, serta MA/MAK. Kementerian Agama juga menerbitkan buku khusus bagi siswa MAPK yang meliputi Tafsir, Hadis, Ilmu Tafsir, Ilmu Hadis, Fikih, Ushul Fikih, Ilmu Kalam, Akhlak Tasawuf, dan Bahasa Arab dengan pengantar berbahasa Arab.
“Materi ajar BTU ini dikemas dengan pendekatan yang mudah dipahami guna membentuk karakter dan moral yang kokoh. Pada jenjang MI dan MTs, materi disajikan secara interaktif agar siswa dapat mengamalkan nilai-nilai Islam yang ramah dan inklusif dalam kehidupan sehari-hari. Untuk siswa di tingkat menengah atas, materi BTU dirancang dengan analisis yang lebih mendalam guna membekali mereka menghadapi tantangan zaman modern," jelasnya.
Nyayu menambahkan, Buku Teks Utama tidak hanya berfungsi sebagai sumber pembelajaran, tetapi juga mengintegrasikan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang mengusung lima nilai utama, yakni cinta kepada Allah dan Rasul-Nya, cinta ilmu, cinta lingkungan, cinta diri dan sesama manusia, serta cinta tanah air.
“Murid madrasah tidak saja dibekali dengan pengetahuan tetapi juga dilatih menjadi insan yang memiliki cara berpikir, bersikap, dan bertindak moderat," katanya.
“Moderat yang dimaksud adalah bersikap saling toleran, saling menghormati, menghindari sikap klaim kebenaran eksklusif (memandang benar sendiri), menghindari tindak kekerasan baik fisik maupun psikis, dan menghormati budaya local.”
Ia juga menegaskan bahwa BTU merupakan dokumen yang bersifat dinamis sehingga terbuka terhadap penyempurnaan melalui masukan dari berbagai pihak.
“Kementerian Agama juga menyediakan materi pengayaan keilmuan yang sangat spesifik bagi siswa Madrasah Aliyah Program Keagamaan (MAPK). Buku-buku digital khusus MAPK ini memuat kajian literasi tingkat tinggi, pemahaman teologi dari berbagai perspektif, studi perbandingan mazhab, hingga penguasaan tata bahasa Arab lanjutan,” tandasnya.
Seluruh Buku Teks Utama PAI dan Bahasa Arab untuk jenjang MI, MTs, dan MA, maupun buku khusus MAN Program Keagamaan, dapat diunduh secara gratis melalui laman resmi Kementerian Agama.