Logo Header
Home / Nasional

Gus Rosikh Sarang: Siapapun Yang Terpilih Rais Aam dan Ketum PBNU Harus Dihormati

Abdullah AT / Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WIB / 32 views
Gus Rosikh Sarang: Siapapun Yang Terpilih Rais Aam dan Ketum PBNU Harus Dihormati

Liputanjatim.com - Pengasuh Pondok Pesantren Ma'hadul Ilmi Asy-Syar'i Sarang, Rembang KH Achmad Rosikh Roghibi

Liputanjatim.com - Pengasuh Pondok Pesantren Ma'hadul Ilmi Asy-Syar'i Sarang, Rembang KH Achmad Rosikh Roghibi menekankan pentingnya sikap patuh, ikhlas, dan menghormati keputusan forum tertinggi organisasi dalam menyikapi dinamika pemilihan Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Jombang.

Gus Rosikh menuturkan sikap tersebut merupakan perilaku Sami'na wa Atha'na yang penting agar NU tetap kuat dan solid kedepan.

"Sami'na wa Atha'na, siapapun tokoh yang mendapatkan amanah dan terpilih secara sah sebagai Ketua Umum PBNU dalam Muktamar ke-35 NU wajib dihormati serta didukung oleh seluruh warga Nahdliyin," ujarnya, Sabtu 29 Agustus 2026.

Gus Rosikh berharap seluruh Nahdliyim untuk menjaga marwah jam'iyah. Salah satunya menghormati ketua terpilih yang merupakan perwujudan dari akhlak kepesantrenan

"Untuk menjaga wibawa, keutuhan, dan persatuan di dalam tubuh organisasi," tuturnya.


Kembali ke Khittoh 1926


Gus Rosikh mengingatkan agar kontestasi tidak dicemari oleh polarisasi politik praktis atau materi Cuan, melainkan fokus mengembalikan kendali PBNU kepada tradisi pesantren dan para ulama.

Apapun yang terjadi, memasuki abad ke dua ini NU harus kembali ke khittoh sesuai cita-cita para pendiri NU.

Ia juga berharap bahwa pemimpin NU di abad kedua ini mampu membawa arah perjuangan NU yang jelas serta mampu menjawab tantangan global tanpa mengesampingkan independensi NU.

"Pemimpin yang terpilih kami harap membawa arah (roadmap) yang jelas serta mampu menjawab tantangan global tanpa mengorbankan independensi NU," ujarnya.

Gus Rosikh mempertegas Siapapun yang terpilih sebagai Rois Aam PBNU dan Ketum Tanfidziyah PBNU harus berpihak dan mengedepankan kepada kepentingan Kyai, Kepentingan Pondok Pesantren serta harus lebih mengutamakan kemashlahatan Warga Nahdliyin.

"Harus lebih berperan dalam mengisi kemerdekaan dan harus lebih berkontribusi nyata untuk kebaikan, kesejahteraan, kemakmuran dan keadilan bagi Bangsa dan Negara Indonesia," pungkasnya.


Tag: #Muktamar NU #Rais Aam #Ketum PBNU #Serang #Gus Rosikh
ADVERTISEMENT
A

Abdullah AT

Jurnalis dan Kontributor Berita LiputanJatim.com