Logo Header
Home / Pendidikan

Dari Manuskrip Kuno hingga Kitab Muassis NU, Pameran Turots Ramaikan Muktamar ke-35

Haris / Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:49 WIB / 13 views
Dari Manuskrip Kuno hingga Kitab Muassis NU, Pameran Turots Ramaikan Muktamar ke-35

JOMBANG, Liputanjatim.com – Berbagai karya ulama Nusantara dipamerkan dalam arena Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Tambakberas, Jombang. Pameran bertajuk “Turots di Muktamar” dibuka oleh Wakil Rais Aam KH. Afifuddin Muhajir bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kamis (27/8/2026).

Acara yang digelar oleh Nahdlatut Turots tersebut juga dihadiri sejumlah masyayikh PBNU. Tampak di antaranya KH. Tajul Mafakhir, KH. Afifuddin Dimayati, KH. Zulfa Musthoda dan KH. Musthofa Aqil Sirodj. Hadir pula Ketua Umum PP Muslimat NU sekaligus Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).

Dalam tausiyahnya, KH. Afifuddin menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama tidak dapat dipisahkan dari khazanah turots atau warisan keilmuan ulama terdahulu.

“Nahdlatul Ulama ini tidak bisa dipisahkan dengan Nahdlatut Turots. Tidak mungkin kebangkitan ulama itu bisa terwujud jika tidak diawali kebangkitan turots,” ungkap Kiai Afifuddin saat memberikan tausiyah.

Pernyataan tersebut diafirmasi oleh Khofifah Indar Parawansa. Ia mengutip sejumlah pendapat ahli yang menyebutkan peradaban Islam akan bergeser ke Asia Tenggara. Tengara itu, menurutnya, dikuatkan dengan temuan-temuan karya ulama Nusantara yang berupa turots dalam beberapa kurun ke belakang.

“Pengembangan turots ini akan mempercepat Asia Tenggara, khususnya Indonesia untuk menjadi pusat keislaman dunia. Oleh karena itulah kita terus mengembangkan turots ini,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Nahdlatut Turots, Lora Ustman Hasan, menjelaskan bahwa kekayaan turots ulama Nusantara amatlah kaya. Dalam kurun lima tahun terakhir, tak kurang ada 60 pesantren yang telah terlibat dalam pemuliaan turots.

“Lebih dari 2.000 naskah yang telah kami digitalisasikan. Dan, masih banyak lagi yang belum tersentuh,” paparnya.

Pameran Turots di Muktamar sendiri menampilkan beragam manuskrip kuno ulama Nusantara, baik yang berupa manuskrip maupun cetak tua.

Pameran tersebut juga dilengkapi karya para muassis Nahdlatul Ulama, timeline perjalanan NU, hingga beragam kitab yang ditulis oleh personalia PBNU yang masih aktif.

Ketua Panitia Ayung Notonegoro mengatakan, pameran tersebut akan berlangsung selama pelaksanaan Muktamar NU ke-35. Masyarakat umum dapat mengunjungi pameran secara gratis.

“Pameran ini akan berlangsung selama muktamar. Dibuka mulai pukul 09.00 - 22.00. Gratis untuk umum. Tempatnya tepat di depan kampus IAI Bani Fatah (IAI BAFA),” tegas Ketua Panitia Ayung Notonegoro.

Selain pameran, rangkaian agenda Turots di Muktamar juga menghadirkan sejumlah kegiatan keilmuan. Di antaranya klinik turots, daurah tahqiq, mubes pegiat turots, ijazahan sanad ilmiah hingga seminar internasional.

Tag: #Muktamar NU ke 35 #Turots #PBNU
ADVERTISEMENT
Haris

Haris

Jurnalis dan Kontributor Berita LiputanJatim.com