Tabrakan Beruntun di Gempol Libatkan 7 Kendaraan, 4 Orang Tewas
Kecelakaan beruntun yang melibatkan empat truk dan tiga sepeda motor terjadi di Jalan Raya Malang–Surabaya, tepatnya di depan SPBU Pelem, Desa Ngerong, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Senin (27/7/2026) sekitar pukul 05.52 WIB. Peristiwa tersebut menewaskan empat orang dan menyebabkan lima lainnya mengalami luka-luka.
Pamela
Jurnalis LiputanJatim
PASURUAN – Kecelakaan beruntun yang melibatkan empat truk dan tiga sepeda motor terjadi di Jalan Raya Malang–Surabaya, tepatnya di depan SPBU Pelem, Desa Ngerong, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Senin (27/7/2026) sekitar pukul 05.52 WIB.
Peristiwa tersebut menewaskan empat orang dan menyebabkan lima lainnya mengalami luka-luka.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan, Ipda Budi Wira, mengatakan empat korban meninggal terdiri dari dua sopir truk dan sepasang suami istri pengendara sepeda motor.
Korban meninggal masing-masing AP (37), pengemudi truk traktor head bernopol DK 8019 DG, warga Desa Tirtomoyo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, yang meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Brimob Watukosek.
Korban lainnya yakni S (63), pengemudi truk Mitsubishi bernopol N 8591 BG, warga Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, yang meninggal di lokasi kejadian.
Sementara pasangan suami istri pengendara Honda Supra X 125 bernopol N 4197 TCC, yakni SBB (56) dan WK (46), warga Desa Suwayuwo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, juga meninggal dunia di lokasi.
Selain korban jiwa, lima orang mengalami luka-luka, yaitu pengendara Honda Vario bernopol W 2461 NEL, pengemudi truk tangki bernopol L 9360 G, pengendara dan penumpang Honda Vario bernopol N 5243 VAD, serta seorang pejalan kaki yang turut tertabrak.
Seluruh korban luka telah dilarikan ke sejumlah rumah sakit di wilayah Pasuruan.
Sementara pengemudi truk bernopol S 9137 UZ dilaporkan selamat meski kendaraannya mengalami kerusakan cukup parah.
Berdasarkan data kepolisian, kecelakaan mengakibatkan kerusakan berat pada seluruh kendaraan yang terlibat.
Dua truk mengalami ringsek di bagian depan, satu truk tangki rusak pada bagian depan, satu truk lainnya penyok di sisi kiri depan, sementara tiga sepeda motor mengalami kerusakan parah.
Tidak hanya kendaraan, truk traktor head yang melaju tanpa kendali juga menabrak sejumlah bangunan di sepanjang jalan.
Kerusakan terjadi pada pagar dan kanopi rumah warga, toko suku cadang sepeda motor, warung makan, gudang rongsokan, gudang LPG, toko sembako, hingga rumah milik warga.
Kasat Lantas Polres Pasuruan AKP Jauhar Rizqullah Sumirat menjelaskan, kecelakaan bermula saat truk traktor head bernopol DK 8019 DG melaju dari arah Malang menuju Surabaya.
Diduga sopir kehilangan kendali sehingga menabrak bagian belakang truk Mitsubishi bernopol N 8591 BG yang berada di depannya.
"Pengemudi diduga tidak bisa mengontrol laju kendaraan sehingga terjadi kecelakaan," ujarnya.
Benturan tersebut membuat truk Mitsubishi terdorong ke jalur berlawanan dan menabrak dua sepeda motor yang datang dari arah Surabaya sebelum kemudian tertabrak truk tangki.
Di saat bersamaan, truk traktor head terus melaju tanpa kendali, menghantam tiang penerangan jalan umum (PJU) di median jalan, kemudian menabrak truk lain dari belakang hingga terpental dan mengenai sepeda motor serta pagar rumah warga.
Kendaraan itu selanjutnya menghantam sejumlah tiang utilitas, teras toko, warung, gudang, dan rumah warga sebelum akhirnya berhenti.
Hingga Senin (27/7/2026) malam, Satlantas Polres Pasuruan masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan beruntun yang menewaskan empat orang tersebut.