62 Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II Dievakuasi ke Surabaya
Sebanyak 62 penumpang korban kebakaran KM Mutiara Sentosa II tiba di Surabaya menggunakan Kapal Negara (KN) Masalembo, Selasa (4/8/2026). Kapal tersebut bersiap bersandar di Dermaga Jamrud Utara, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.
Pamela
Jurnalis LiputanJatim
SURABAYA – Sebanyak 62 penumpang korban kebakaran KM Mutiara Sentosa II tiba di Surabaya menggunakan Kapal Negara (KN) Masalembo, Selasa (4/8/2026). Kapal tersebut bersiap bersandar di Dermaga Jamrud Utara, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.
Puluhan korban tersebut merupakan penumpang yang sebelumnya berhasil dievakuasi ke Pulau Masalembu setelah kapal terbakar saat dalam perjalanan dari Surabaya menuju Makassar.
Setibanya di Surabaya, para korban akan menjalani proses pemeriksaan kesehatan dan pendataan sebelum mendapatkan penanganan serta pendampingan lebih lanjut di posko terpadu.
Berdasarkan data Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) hingga Selasa (4/8/2026) pukul 15.00 WIB, tercatat sebanyak 233 korban dalam kondisi selamat. Sementara itu, lima korban lainnya dinyatakan meninggal dunia.
Proses pencarian terhadap korban yang hingga kini belum ditemukan masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan.
Operasi pencarian diperluas dengan melibatkan sejumlah unsur dan sarana, mulai dari kapal hingga helikopter.
Selain Basarnas, pencarian juga melibatkan unsur TNI Angkatan Laut, Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud), serta nelayan yang beraktivitas di sekitar wilayah perairan Madura hingga Pulau Masalembu.
Tim SAR menyisir sejumlah area yang diperkirakan menjadi lokasi keberadaan korban.
Upaya tersebut dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan seluruh korban dalam insiden tersebut dapat ditemukan.
Sementara itu, penyebab kebakaran KM Mutiara Sentosa II masih dalam proses penyelidikan. Petugas terkait masih mengumpulkan informasi dan melakukan pemeriksaan untuk mengetahui faktor yang menyebabkan kapal terbakar.
KM Mutiara Sentosa II diketahui mengalami kebakaran pada Minggu (2/8/2026) ketika tengah berlayar dari Surabaya menuju Makassar.
Insiden tersebut kemudian memicu proses evakuasi penumpang dan awak kapal secara bertahap.
Sebagian korban dievakuasi menuju Pulau Masalembu, sedangkan korban lainnya diarahkan ke Surabaya.
Evakuasi dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur SAR dan aparat untuk memastikan keselamatan para penumpang.
Para korban selamat yang berhasil dievakuasi selanjutnya menjalani pemeriksaan kesehatan.
Selain itu, petugas melakukan pendataan untuk memastikan identitas dan kondisi masing-masing korban sebelum mereka dipulangkan atau diserahkan kepada pihak keluarga.
Kedatangan KN Masalembo yang membawa 62 korban selamat dari Pulau Masalembu menjadi bagian dari tahapan penanganan pascakebakaran kapal.
Tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian hingga seluruh korban yang belum ditemukan dapat diketahui keberadaannya.
Operasi pencarian dan pertolongan akan terus dilakukan dengan mengoptimalkan seluruh unsur yang terlibat di wilayah perairan Madura hingga sekitar Pulau Masalembu.