Sepekan Berjuang, Remaja Korban Petasan di Situbondo Meninggal Usai Dirawat di Jember
Liputanjatim.com - Remaja bernama Abdur (15), korban ledakan petasan di Kampung Mimbo, Kabupaten Situbondo, tutup usia setelah menjalani perawatan medis intens...
Pamela
Jurnalis LiputanJatim
Liputanjatim.com - Remaja bernama Abdur (15), korban ledakan petasan di Kampung Mimbo, Kabupaten Situbondo, tutup usia setelah menjalani perawatan medis intensif selama kurang lebih satu pekan di rumah sakit Jember.
Informasi wafatnya pada Rabu (26/2/2026) pukul 14.20 WIB disampaikan pihak keluarga lewat Zainal.
“Iya, tadi sekitar pukul 14.20 WIB Abdur meninggal dunia setelah dirawat sejak kejadian,” ujar Zainal.
Sebelumnya, Abdur mengalami cedera serius akibat insiden ledakan mercon yang berlangsung pada Selasa (18/2/2026) di kediaman Bu Kulsum, wilayah RT 002 RW 003 Kampung Mimbo, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Situbondo.
Peristiwa ledakan tersebut sempat menggegerkan warga sekitar. Selain menyebabkan Abdur mengalami luka berat, insiden itu juga mengakibatkan sedikitnya tujuh rumah warga mengalami kerusakan berat.
Dinding rumah jebol, atap runtuh, serta sejumlah perabotan hancur akibat kuatnya daya ledak.
Warga sekitar mengaku suara ledakan terdengar sangat keras hingga radius beberapa ratus meter. Sejumlah warga berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.
Sejak kejadian, Abdur di larikan ke fasilitas kesehatan terdekat sebelum akhirnya mendapat rujukan ke rumah sakit di Jember karena kondisinya yang kritis.
Tim medis sempat melakukan berbagai upaya penanganan intensif, namun nyawanya tidak tertolong.
Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti ledakan tersebut. Termasuk asal-usul bahan petasan sesuai temuan di lokasi kejadian.
Aparat juga mengimbau masyarakat agar tidak menyimpan maupun merakit bahan peledak secara ilegal. Karena berisiko tinggi membahayakan diri sendiri dan lingkungan sekitar.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan bahaya penggunaan petasan berdaya ledak tinggi, terutama di lingkungan permukiman padat penduduk.