KILAS JATIM

Pemerintah Provinsi Jawa Timur Percepat Pembangunan Infrastruktur Konektivitas Antar Wilayah Lintas Selatan.

LiputanJatim.com
Daerah 27 Jul 2026, 17:47 WIB

Nyaris Jadi Korban Perampasan Anting! Pengakuan Siswi SDN Pekarungan Bikin Geger

Sidoarjo – Warga Desa Pekarungan, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, dibuat resah oleh pengakuan seorang siswi sekolah dasar yang mengaku nyaris menjadi korban aksi kejahatan saat pulang sekolah.

N

Nisa Ab.

Jurnalis LiputanJatim

1 Pembaca
Nyaris Jadi Korban Perampasan Anting! Pengakuan Siswi SDN Pekarungan Bikin Geger

Sidoarjo – Warga Desa Pekarungan, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, dibuat resah oleh pengakuan seorang siswi sekolah dasar yang mengaku nyaris menjadi korban aksi kejahatan saat pulang sekolah.

Siswi kelas 3 SD berinisial AMA (9) tersebut mengungkapkan bahwa dirinya sempat didekati dan dibuntuti oleh seorang perempuan tak dikenal yang mengendarai sepeda motor. Perempuan itu diduga berusaha mendekati korban dengan alasan hendak mengantarkannya pulang.

Namun, situasi berubah mencurigakan ketika perempuan tersebut diduga mengincar perhiasan anting yang dikenakan AMA. Peristiwa itu pun memunculkan dugaan bahwa sang siswi nyaris menjadi korban perampasan anting.

Saat kejadian, AMA tidak sendirian. Ia tengah berjalan bersama seorang temannya. Menyadari adanya situasi yang dianggap membahayakan, keduanya langsung berlari menuju rumah untuk menghindari perempuan misterius tersebut.

AMA merupakan putri dari pasangan Rudianto dan Susilo Nur Susanti, warga Desa Pekarungan RT 20/RW 07, Kecamatan Sukodono. Pengakuan korban kemudian beredar melalui media sosial dan memicu perhatian serta kekhawatiran masyarakat.

Meski pihak keluarga belum membuat laporan resmi, Polsek Sukodono langsung mengambil langkah dengan mendatangi kediaman korban. Petugas meminta keterangan awal dari keluarga dan korban untuk mengetahui kronologi kejadian secara lebih jelas.

Kapolsek Sukodono, AKP Dono Iqbal, menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman. Polisi juga berupaya mencari rekaman CCTV di sekitar lokasi maupun sepanjang rute yang dilalui korban untuk mengungkap identitas perempuan yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut.

“Kami sudah mendatangi rumah korban untuk meminta keterangan awal. Saat ini kami masih berkoordinasi dan mencari rekaman gambar CCTV di sekitar lokasi guna mengenali wajah serta identitas terduga pelaku,” ujar AKP Dono Iqbal.

Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi sebenarnya. Warga, khususnya para orang tua, diimbau meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di luar rumah, terutama ketika berangkat maupun pulang sekolah.

Bagikan informasi ini: