Konflik Antar-Nelayan, 12 Perahu Dibakar di Pelabuhan Pasuruan
Liputanjatim.com - Sebanyak 12 perahu nelayan terbakar di wilayah Pelabuhan Kota Pasuruan imbas perselisihan antar-nelayan. Kejadian itu menjadi perhatian publ...
Pamela
Jurnalis LiputanJatim
Liputanjatim.com - Sebanyak 12 perahu nelayan terbakar di wilayah Pelabuhan Kota Pasuruan imbas perselisihan antar-nelayan. Kejadian itu menjadi perhatian publik setelah video kebakaran beredar dan viral di media sosial, Rabu (4/2/2026) malam.
Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota, AKP Decky Tjahjono Triyoga, membenarkan adanya kejadian pembakaran itu. Namun, permasalahan utamanya karena salah paham.
“Kejadian malam itu bukan masalah perebutan lahan, tapi lebih karena gesekan kapal. Karena kan sebenarnya untuk kapal besar dan kecil itu sudah di bedakan di wilayah pelahuhan,” kata Decky melansir suarasurabaya.net, Jumat (6/2/2026).
Menurut informasi, konflik itu bermula dari kondisi alam yang tidak menentu dan air pasang dalam dua bulan terakhir. Sehingga tangkapan nelayan menurun dan mereka memilih melaut lebih jauh hingga ke perairan Madura.
Meski sempat terjadi ketegangan, tapi Decky mengungkapkan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Hanya saja, 12 kapal dibakar imbas pertengkaran itu.
Decky juga menjelaskan kalau gesekan ini kerap terjadi karena kesalahpahaman.
Bahkan, menurutnya kasus tersebut tidak lebih parah dari beberapa tahun yang lalu, hingga mengakibatkan korban meninggal dunia.
Adapun pihak Polres Pasuruan Kota kini telah mengambil sejumlah langkah, termasuk berupaya melakukan mediasi terhadap pihak-pihak yang berselisih.
“Saat ini kami sedang memfasilitasi mediasi antara kedua pihak, agar tidak terjadi kejadian serupa ke depannya,” tutupnya.