Kepala Bayi Sudah Terlihat, Polisi Gresik Bertindak Cepat Kawal Ibu ke Rumah Sakit
Aksi cepat personel Satlantas Polres Gresik berhasil menyelamatkan seorang ibu hamil yang mengalami proses persalinan di dalam mobil saat melintas di Jalan Dr....
hani
Jurnalis LiputanJatim
Aksi cepat personel Satlantas Polres Gresik berhasil menyelamatkan seorang ibu hamil yang mengalami proses persalinan di dalam mobil saat melintas di Jalan Dr. Wahidin, Gresik. Dalam kondisi darurat tersebut, kepala bayi bahkan sudah terlihat keluar sehingga petugas langsung memberikan pengawalan menuju rumah sakit.
Peristiwa itu bermula ketika anggota Satlantas Polres Gresik sedang melaksanakan patroli rutin. Sebuah Toyota Avanza yang berada tepat di depan kendaraan patroli tiba-tiba menepi. Pengemudinya membuka kaca jendela, melambaikan tangan, dan memohon pertolongan kepada petugas.
Tanpa membuang waktu, personel Satlantas langsung menghampiri kendaraan tersebut. Di dalam mobil, Arfrida Anggraeni, perempuan asal Sidoarjo, tampak meringis menahan kontraksi hebat. Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas mendapati proses persalinan sudah berlangsung di dalam mobil dengan kondisi yang sangat genting.
"Saat kami cek, kondisi kepala bayi ternyata sudah mulai keluar. Tanpa pikir panjang, kami langsung mengambil tindakan darurat untuk melakukan percepatan dan pengawalan menuju rumah sakit," ungkap salah satu personel Sat Lantas Polres Gresik, Senin (13/7/2026).
Menyadari setiap detik sangat berharga, petugas segera menyalakan sirene dan lampu rotator mobil patroli. Kendaraan lain diminta menepi agar Avanza yang membawa Arfrida dapat melaju tanpa hambatan menuju RSUD Ibnu Sina Gresik.
Selama perjalanan, polisi terus membuka jalur di tengah kepadatan arus lalu lintas, sementara keluarga di dalam mobil berusaha menenangkan Arfrida yang terus berjuang menjalani proses persalinan.
Setibanya di depan Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Ibnu Sina Gresik, personel Satlantas segera berkoordinasi dengan petugas keamanan rumah sakit dan memanggil tim medis agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.
Proses evakuasi berlangsung dramatis. Bayi yang hampir lahir sempat tertahan karena celana panjang yang dikenakan sang ibu. Dengan sigap, tim medis bersama petugas membantu proses persalinan hingga akhirnya ibu dan bayi berhasil diselamatkan.
Setelah mendapatkan penanganan medis, kondisi Arfrida dan buah hatinya dipastikan sehat. Keduanya kemudian menjalani perawatan lebih lanjut di rumah sakit.
Kasat Lantas Polres Gresik AKP Nur Arifin mengapresiasi kesigapan anggotanya dalam merespons kondisi darurat tersebut. Menurutnya, tindakan cepat itu merupakan bagian dari tugas Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
"Membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan, terlebih dalam situasi darurat medis yang mengancam keselamatan jiwa, sudah menjadi kewajiban setiap anggota Polri. Kami harus selalu hadir dan siap sedia saat masyarakat membutuhkan bantuan," tegasnya.
Ia berharap tindakan kemanusiaan yang dilakukan anggotanya dapat semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada kepolisian. Nur Arifin juga mengimbau warga agar tidak ragu meminta bantuan kepada petugas apabila menghadapi situasi darurat di jalan raya.
"Jangan ragu untuk meminta tolong kepada polisi," katanya.
Rasa syukur turut disampaikan keluarga Arfrida. Mereka mengaku tak mampu membayangkan apa yang akan terjadi apabila tidak bertemu patroli Satlantas di tengah perjalanan menuju rumah sakit.
"Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada bapak-bapak polisi Sat Lantas Polres Gresik. Terima kasih atas respons cepat langsung dibantu dan dikawal menuju rumah sakit. Alhamdulillah ibu dan bayi selamat. Semoga seluruh personel Polres Gresik selalu diberikan kesehatan dan kelancaran dalam bertugas melayani masyarakat," ucap salah satu perwakilan keluarga.