Logo Header
Home / Peristiwa

Geger! Lansia 70 Tahun Ditemukan Tewas Terbakar di Sumenep

Pamela / Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:41 WIB / 2 views
Geger! Lansia 70 Tahun Ditemukan Tewas Terbakar di Sumenep

Proses evakuasi jasad diduga lansia berusia 70 tahun.

SUMENEP – Warga Desa Batang-Batang Daya, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, dikejutkan dengan penemuan jasad seorang perempuan lanjut usia dalam kondisi terbakar di area tegalan milik warga, Jumat (28/8/2026) pagi.

Jasad tersebut ditemukan di Dusun Taroman sekitar pukul 08.00 WIB.

Korban diketahui bernama Suhaena (70), warga Dusun Karangkeng, Desa Nyabakan Barat, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep.

Penemuan bermula ketika seorang warga bernama Busahna sedang mencari rumput di sekitar lokasi.

Saat berada di area tegalan, saksi mencium bau tidak sedap yang cukup menyengat.

Karena penasaran, Busahna kemudian mencari sumber bau tersebut.

Saksi melihat ke arah timur dan mendapati sesosok tubuh dalam kondisi terbakar.

Melihat kejadian tersebut, saksi kemudian meminta pertolongan warga sekitar.

Nor Salam selanjutnya datang ke lokasi dan melakukan pengecekan.

Dari pemeriksaan awal di lokasi, korban diketahui merupakan Suhaena, warga Desa Nyabakan Barat.

Warga kemudian melaporkan penemuan tersebut kepada pihak kepolisian.

Petugas Polsek Batang-Batang langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan.

Polisi mengamankan area tempat kejadian perkara (TKP) dengan memasang garis polisi untuk mencegah warga mendekati lokasi.

Tim Identifikasi Polresta Sumenep juga diterjunkan untuk melakukan olah TKP.

Petugas melakukan pendataan serta meminta keterangan dari sejumlah saksi yang mengetahui penemuan jasad tersebut.

Jenazah korban kemudian dievakuasi petugas Puskesmas Batang-Batang untuk dibawa ke rumah duka di Desa Nyabakan Barat.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, Suhaena selama ini diketahui mengalami gangguan kejiwaan dan kondisi pikun. Korban juga disebut memiliki kebiasaan merokok serta membakar sampah dan tumpukan kayu.

Pihak keluarga menyatakan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah, baik pemeriksaan luar maupun pemeriksaan dalam. Penolakan tersebut telah dituangkan dalam surat pernyataan dari pihak keluarga.

Dari informasi awal yang diperoleh, pihak keluarga menduga korban meninggal akibat kecelakaan yang dialaminya sendiri.

Namun, dugaan tersebut masih menjadi informasi awal dan penanganan kepolisian tetap dilakukan sesuai prosedur.

Polisi melakukan sejumlah langkah, mulai dari olah TKP, pendataan saksi, pengumpulan informasi, dokumentasi, hingga koordinasi dengan pihak keluarga.

Kapolresta Sumenep Kombes Pol Ariek Indra Sentanu melalui Kapolsek Batang-Batang AKP Ratman Desianto membenarkan adanya penanganan terkait penemuan jenazah tersebut.

“Petugas telah mendatangi TKP, melakukan pengamanan dan olah TKP bersama Tim Identifikasi Polresta Sumenep serta meminta keterangan dari saksi dan pihak keluarga. Penanganan dilakukan sesuai prosedur,” ujarnya.

Polresta Sumenep mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak membuat kesimpulan sebelum terdapat hasil penanganan lebih lanjut dari kepolisian.

Masyarakat yang mengetahui atau memiliki informasi terkait peristiwa tersebut juga diminta segera menyampaikannya kepada petugas.

Informasi dari masyarakat diharapkan dapat membantu kepolisian dalam memastikan rangkaian kejadian secara lebih jelas.

Tag: #jasad #mayat #terbakar #batang-batang #sumenep #madura #lansia #jatim #liputanjatim
ADVERTISEMENT
P

Pamela

Jurnalis dan Kontributor Berita LiputanJatim.com