KILAS JATIM

Pemerintah Provinsi Jawa Timur Percepat Pembangunan Infrastruktur Konektivitas Antar Wilayah Lintas Selatan.

LiputanJatim.com
Daerah 06 Feb 2026, 06:45 WIB

Embarkasi Surabaya Kembalikan 304 Data CJH Situbondo yang Bermasalah

Liputanjatim.com - Embarkasi Surabaya mengembalikan sebanyak 304 berkas data Calon Jemaah Haji (CJH) 2026 asal Situbondo kepada Kantor Kementerian Haji dan Umr...

P

Pamela

Jurnalis LiputanJatim

1 Pembaca
Embarkasi Surabaya Kembalikan 304 Data CJH Situbondo yang Bermasalah

Liputanjatim.com - Embarkasi Surabaya mengembalikan sebanyak 304 berkas data Calon Jemaah Haji (CJH) 2026 asal Situbondo kepada Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) setempat untuk dilakukan perbaikan.

Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Situbondo, Rif’an Junaidi mengatakan, saat ini pihaknya tengah menindaklanjuti data jemaah yang perlu perbaikan sesuai catatan pihak embarkasi.

“Kami menerima data jemaah berdasarkan nama-nama yang harus di perbaiki, lalu langsung kami tindak lanjuti,” jelasnya, Rabu (4/2/2026).

Dia menjelaskan, penyebab mayoritas data yang dikembalikan karena kualitas foto yang buram atau kurang jelas.

Selain itu, terdapat pula perbedaan data identitas yang membutuhkan kelengkapan administrasi tambahan.

“Ada data di paspor yang berbeda dengan data pendaftar sehingga harus di lengkapi surat keterangan. Ada juga perbedaan data pada KK, KTP dan akta kelahiran,” jelasnya.

Rif’an menambahkan, proses perbaikan data hanya melalui sistem online sehingga sangat bergantung pada kondisi jaringan.

“Kalau jaringan bagus, prosesnya cepat. Tapi kalau jaringan tidak stabil atau sistem overload karena banyak yang mengakses, tentu butuh waktu lebih lama. Meski begitu, kami optimistis perbaikan data bisa selesai hari ini, mudah-mudahan,” harapnya.

Sementara, salah seorang CJH 2026 asal Situbondo Muhammad Halil (69) mengaku telah mendaftar haji sejak tahun 2012.

Halil juga mengaku telah memiliki paspor sejak 2023, namun lupa menyerahkannya ke Kemenhaj sehingga ia dipanggil untuk segera melengkapi persyaratan tersebut.

“Saya daftar sudah lama. Karena usia saya sudah tua dan khawatir tidak nutut sampai pemberangkatan, akhirnya saya ikut umrah pada 2023,” jelasnya.

Bagikan informasi ini: