KILAS JATIM

Pemerintah Provinsi Jawa Timur Percepat Pembangunan Infrastruktur Konektivitas Antar Wilayah Lintas Selatan.

LiputanJatim.com
Daerah 07 Feb 2026, 10:39 WIB

Bupati Situbondo Ungkap Kerugian Banjir Bandang Rp195 Miliar

Liputanjatim.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo terus menghitung kerugian dampak banjir yang terjadi pada Januari 2026. Bupati Situbondo, Yusuf...

P

Pamela

Jurnalis LiputanJatim

1 Pembaca
Bupati Situbondo Ungkap Kerugian Banjir Bandang Rp195 Miliar

Liputanjatim.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo terus menghitung kerugian dampak banjir yang terjadi pada Januari 2026.

Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, mengungkapkan total kerugian hingga mencapai Rp195 miliar. Hal itu meliputi kerusakan infrastruktur sebesar Rp52 miliar serta permukiman dan lingkungan sekitar Rp25 miliar.

Juga ada sarana pasar Rp 40 miliiar, penurunan kapasistas sungai Rp 28 miliiar, kerusakan bangunan pendidikan Rp 35 miliiar, dan tempat ibadah Rp 15 miliiar. 

"Kalau tidak segera ditangani risikonya pasti lebih besar. Secara ekonomi ini menjadi tantangan serius dalam konteks penanganan banjir," kata Bupati Rio melansir Kompas.com, Jumat (6/2/2026). 

Menurutnya, upaya tanggap darurat sudah berjalin kerjasama yang baik dari aparat, pemerintah dan swasta.

Banyak bantuan berdatangan sehingga kebutuhan jangka pendek tercukupi, namun untuk kebutuhan jangka panjang seperti perbaikan fasilitas umum masih jauh melampaui kemampuan penanganan darurat. 

Keterlambatan pemulihan, lanjutnya tidak hanya berdampak kepada layanan publik tetapi berpotensi memperbesar risiko ekonomi masyarakat.

Bupati Rio juga menyampaikan, yang paling penting adalah menyampaikan kondisi rill setelah banjir bandang 21 Januari 2026 kepada pemerintah pusat. 

Pemkab Situbondo membuka ruang dukungan, dengan berbagai skema dukungan pendanaan. 

"Dibangun langsung oleh pusat atau dananya ditransfer ke dua-duanya tidak masalah, yang penting insfrastruktur pendidikan, pertanian, jalan, jembatan, dan fasilitas publik bisa kembali semula," tandasnya. 

Pemkab Situbondo berharap ada atensi kebijakan, supaya perbaikan dan pemulihan paska banjir bisa teratasi. Apalagi Situbondo adalah wilayah dengan basis kebencanaan yang tinggi. 

"Seperti Sumatra dan Aceh, saya berharap ada atensi kebijakan terutama untuk wilayah dengan basis kebencanaan tinggi termasuk Situbondo," imbuhnya.

Bagikan informasi ini: