Kebakaran melanda Kantor Balai Taman Nasional Meru Betiri (TNMB) yang berada di Jalan Sriwijaya Nomor 53, Kelurahan Kranjingan, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada Senin, (31/9/26) malam.
Kebakaran tersebut diketahui terjadi sekitar pukul 19.23 WIB. Api diduga bermula dari salah satu ruangan kantor sebelum kemudian membesar dan merambat ke sejumlah bagian bangunan.
Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember langsung diterjunkan ke lokasi untuk membantu proses penanganan kebakaran.
Tim TRC BPBD Jember, Iqbal Fathoni, mengatakan kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 19.23 WIB. Api disebut bermula dari salah satu ruangan kantor yang kemudian membesar dan merambat ke sejumlah bagian bangunan.
“Sekitar pukul 19.23 WIB terjadi kebakaran yang berawal dari salah satu ruangan. Sekitar pukul 19.30 WIB, petugas jaga melihat api semakin membesar dan merambat ke sebagian ruangan,” kata Iqbal dalam laporan penanganan kebakaran, Senin, (1/9/26) malam.
Menurut dia, warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Jember. Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan koordinasi bersama Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.
Tim BPBD Jember bergerak menuju lokasi sekitar pukul 19.45 WIB dan tiba sekitar pukul 20.00 WIB. Setibanya di lokasi, petugas bersama Damkar, Polsek, Koramil, Satpol PP, perangkat kecamatan, pengelola Balai TN Meru Betiri, serta unsur relawan langsung melakukan upaya pemadaman dan penanganan.
“TRC BPBD turut membantu proses pemadaman menggunakan alcon, sekaligus melakukan asesmen dan dokumentasi kondisi di lokasi,” ujar Iqbal.
Petugas pemadam kebakaran tidak hanya melakukan pemadaman, tetapi juga pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala. Setelah berjibaku selama sekitar dua jam, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 22.00 WIB.
Akibat kejadian tersebut, beberapa ruangan di Kantor Balai TN Meru Betiri mengalami kerusakan akibat terbakar. Hingga laporan penanganan dibuat, belum terdapat laporan dampak lain dari kejadian tersebut.
Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak terkait. Tidak ada kendala yang dilaporkan selama proses pemadaman dan penanganan di lokasi.
Setelah api berhasil dipadamkan, kondisi di sekitar Kantor Balai TN Meru Betiri dilaporkan aman, terkendali, dan kondusif.
Dalam penanganan kebakaran tersebut, sejumlah unsur turut terlibat, antara lain BPBD Kabupaten Jember, Damkar, Polsek, Koramil, Balai TN Meru Betiri, perangkat kecamatan, kelurahan, Satpol PP, relawan MDMC, Baret Rescue, media, dan masyarakat.
BPBD Jember mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama saat melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya api.