17 August 2026
LiputanJatim Logo

Tips Mencegah Kepala Peyang pada Bayi!

P
Pamela 10 October 2025, 17:46 WIB
1 Pembaca
Tips Mencegah Kepala Peyang pada Bayi!
Bagikan:

Liputanjatim.com - Kepala peyang atau dalam istilah medis disebut plagiocephaly, adalah kondisi ketika bentuk kepala bayi menjadi tidak simetris atau tampak rata di salah satu sisi.

Kondisi ini cukup umum terjadi, terutama pada bayi yang terlalu lama berada dalam posisi tidur telentang dengan kepala mengarah ke satu sisi saja.

Meskipun tidak membahayakan perkembangan otak, kepala peyang bisa memengaruhi penampilan bayi dan kadang memerlukan terapi khusus jika tidak mencegah sejak dini.

Berikut beberapa tips agar orang tua bisa mencegah kepala peyang pada bayi:

1. Ganti Posisi Tidur Secara Berkala

Meskipun bayi boleh tidur telentang untuk mencegah SIDS (sindrom kematian bayi mendadak), penting untuk mengubah arah kepala bayi secara rutin. Misalnya, jika hari ini kepala bayi mengarah ke kanan saat tidur, besok arahkan ke kiri. Variasi posisi ini membantu mengurangi tekanan terus-menerus pada satu sisi kepala.

2. Perbanyak Tummy Time

Tummy time adalah waktu bayi tengkurap saat ia terjaga. Kegiatan ini sangat penting karena:

  • Mengurangi tekanan pada bagian belakang kepala.
  • Menguatkan otot leher dan bahu.
  • Merangsang perkembangan motorik.

Mulailah dengan sesi singkat (3–5 menit) beberapa kali sehari, lalu tingkatkan durasinya seiring bertambahnya usia bayi.

3. Gendong Bayi Lebih Sering

Menggendong bayi secara rutin, baik dengan tangan atau menggunakan gendongan bayi, dapat membantu mengurangi waktu bayi berada di posisi terlentang. Posisi tegak saat digendong juga mengurangi tekanan pada kepala belakang.

4. Hindari Terlalu Lama di Car Seat atau Bouncer

Terlalu sering menempatkan bayi di car seat, bouncer, atau ayunan bayi dalam waktu lama bisa meningkatkan risiko kepala peyang. Gunakan alat bantu ini seperlunya saja, dan pastikan bayi juga mendapatkan waktu bebas di atas lantai (dengan pengawasan).

5. Variasi Sumber Stimulasi

Arahkan mainan atau sumber suara (seperti musik) ke sisi yang berbeda-beda agar bayi tidak terus menoleh ke arah yang sama. Ini melatih bayi untuk menggerakkan kepala secara seimbang ke kiri dan kanan.

6. Perhatikan Saat Menyusui

Cobalah menyusui dari kedua sisi secara bergantian. Selain membantu pemerataan bentuk kepala, ini juga bermanfaat untuk stimulasi sensorik dan otot bayi.

Kapan Harus Konsultasi ke Dokter?

Jika bentuk kepala bayi terlihat sangat asimetris, atau tidak menunjukkan perubahan setelah melakukan langkah-langkah pencegahan di atas, sebaiknya konsultasikan ke dokter atau fisioterapis anak. Dalam beberapa kasus, bayi mungkin memerlukan terapi atau pemakaian helm khusus (cranial helmet) untuk membantu membentuk kembali kepala secara perlahan.

Kepala peyang pada bayi bisa dicegah dengan perhatian dan perawatan sederhana di rumah. Kuncinya adalah memvariasikan posisi bayi dan mengurangi tekanan berlebih pada satu sisi kepala. Dengan rutinitas yang konsisten dan pengawasan orang tua, bentuk kepala bayi dapat berkembang secara normal dan simetris.

P
Pamela

Jurnalis dan Kontributor Berita LiputanJatim.com