KILAS JATIM

Pemerintah Provinsi Jawa Timur Percepat Pembangunan Infrastruktur Konektivitas Antar Wilayah Lintas Selatan.

LiputanJatim.com
Pemerintahan 19 Feb 2026, 20:04 WIB

Pemerintah Dituntut Serius Tangani Jembatan Suramadu

Liputanjatim.com – Ketua Komisi D DPRD Jawa Timur Abdul Halim angkat suara soal kemacetan yang terjadi di Jembatan Suramadu dalam beberapa terakhir. Bahkan ia...

A

Abdullah AT

Jurnalis LiputanJatim

1 Pembaca
Pemerintah Dituntut Serius Tangani Jembatan Suramadu

Liputanjatim.com – Ketua Komisi D DPRD Jawa Timur Abdul Halim angkat suara soal kemacetan yang terjadi di Jembatan Suramadu dalam beberapa terakhir. Bahkan ia merasakan langsung kondisi macet di jembatan tersebut.

Politisi Gerindra ini pun, mendesak pemerintah pusat untuk lebih serius dalam perawatan dan pengawasan jembatan penghubung Surabaya–Madura tersebut.

Menurutnya, kemacetan dipicu adanya perbaikan pada bagian komponen besi di bentangan tengah jembatan. Pada bagian bawah komponen tersebut ditemukan kerusakan atau kelonggaran sehingga harus segera diperbaiki oleh petugas Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional.

“Memang beberapa hari ini terjadi kemacetan, khususnya dari arah Surabaya ke Madura. Saya sendiri merasakan ada bagian komponen besi di bentangan tengah yang mengalami kerusakan atau kelonggaran sehingga perlu perbaikan,” ujarnya, Kamis (19/2/2026).

Ia menilai kondisi tersebut harus menjadi perhatian bersama, terutama pemerintah pusat. Pasalnya, setelah dibubarkannya Badan Pengembangan Wilayah Surabaya–Madura (BPWS), penanganan dan perawatan jembatan kini berada di bawah tanggung jawab kementerian terkait.

Abdul Halim menyebut, saat ini pengelolaan dan perawatan Suramadu ditangani oleh Kementerian Perhubungan serta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Karena itu, ia mendesak kedua kementerian tersebut agar lebih serius dalam menjaga kondisi jembatan.

“Sebagai wakil masyarakat Madura, saya mendesak dua kementerian yang menangani Jembatan Suramadu untuk benar-benar serius dalam perawatan dan penganggaran. Jangan sampai terjadi kerusakan yang membahayakan pengguna jalan,” tegasnya.

Ia juga menyoroti masih adanya kerusakan fasilitas seperti kehilangan baut hingga lampu penerangan yang tidak berfungsi. Kondisi tersebut dinilai sangat disayangkan karena dapat berdampak pada keselamatan pengguna jembatan.

Abdul Halim berharap perawatan rutin dan pengawasan ketat dapat dilakukan secara berkelanjutan agar kerusakan serupa tidak terulang. Mengingat, Suramadu merupakan urat nadi konektivitas antara Pulau Jawa dan Madura sekaligus penopang pertumbuhan ekonomi masyarakat di kedua wilayah.

“Jembatan ini sangat vital, baik untuk konektivitas maupun pertumbuhan ekonomi. Jangan sampai terjadi hal yang tidak kita inginkan yang bisa menimbulkan korban jiwa. Perawatan dan pengawasan harus menjadi prioritas,” pungkasnya.

Bagikan informasi ini: