Eri Cahyadi Warning RW: Hindari Kegiatan Seremonial
Liputanjatim.com - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan bantuan Rp5 juta per bulan untuk tiap RW tidak akan cair apabila mengajukan program yang hanya s...
Pamela
Jurnalis LiputanJatim
Liputanjatim.com - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan bantuan Rp5 juta per bulan untuk tiap RW tidak akan cair apabila mengajukan program yang hanya sebatas kegiatan seremonial.
Menurut Eri, anggaran itu harus bermanfaat seperti program yang mendorong kemandirian dan wawasan strategis pemuda.
Setiap Karang Taruna atau kelompok Gen Z di tingkat RW harus menyusun proposal kegiatan bermanfaat jangka panjang.
Proposal tersebut selanjutnya akan ada penilaian dan pertimbangan. Jika berdampak langsung bagi lingkungan atau pengembangan diri pemuda, dana akan segera di cairkan.
Sebaliknya, dana tidak akan cair jika kegiatan bersifat seremonial dan tidak bermanfaat untuk masyarakat.
“Proposalnya itu adalah kegiatan yang ada manfaatnya untuk Karang Taruna dan Gen Z yang ada di setiap RW. Kalau ada manfaatnya yang secara langsung dan bisa di rasakan, uangnya langsung dicairkan. Tapi kalau hanya untuk kegiatan-kegiatan seremonial, yang tidak ada manfaatnya, nggak akan kita kasih,” jelas Eri pada Rabu (18/2/2026).
Proses seleksi proposal itu berlangsung di tingkat kecamatan, dan sudah berjalan sejak Januari 2026.
“Januari kalau belum di ambil bisa di ambil di bulan Februari dengan kegiatan yang di gabungkan. Misal uangnya Rp5 juta di Januari, Rp5 juta di Februari, maka (total) Rp10 juta,” ungkapnya.
Menurutnya, anggaran ini bagian dari strategi Pemkot Surabaya untuk menekan angka pengangguran terbuka hingga kemiskinan di Kota Pahlawan.
Menurut informasi, program ini di ungkapkan pada akhir 2025 lalu. Ide itu merupakan usulan anak muda yang di jaring saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).
Berita Terkait
Pemerintahan
Anggaran Berulang Jadi Sorotan, Khofidah Minta Program Pembangunan Jatim Lebih Akuntabel
Pemerintahan