Rentenir di Jombang Tega Bunuh dan Bakar Nenek 74 Tahun demi Rampasan Harta
Liputanjatim.com - Aksi keji seorang pria berinisial S (45) mengguncang warga Jombang. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai rentenir itu tega menghabisi nyawa...
hani
Jurnalis LiputanJatim
Liputanjatim.com - Aksi keji seorang pria berinisial S (45) mengguncang warga Jombang. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai rentenir itu tega menghabisi nyawa Mutmainah (74), warga Dusun Medeleg, Desa Tampingmojo, Kecamatan Tembelang. Tak cukup membunuh, pelaku juga membakar jasad korban di kawasan hutan Lamongan untuk menutupi jejak kejahatannya.
Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Margono Suhendra, menjelaskan pembunuhan itu terjadi pada Senin (3/11) sekitar pukul 04.30 WIB. Pelaku memukul korban dengan benda tumpul di dalam kamar rumah hingga meninggal dunia. Setelah memastikan korban tak bernyawa, S membawa jasad Mutmainah menggunakan mobil Toyota Kijang Innova Reborn warna silver nopol S 1910 XK, yang merupakan milik korban.
“Pastinya (jasad korban dibakar) untuk menghilangkan barang bukti. Dari hasil penyelidikan sejak kemarin sampai pagi ini, kami menemukan seluruh TKP,” ujar Margono kepada wartawan di RSUD Jombang, Selasa (4/11/2025).
Setelah melakukan pembunuhan, S membuang jasad Mutmainah ke hutan wilayah RPH Tanjung Wetan, Dusun Kalongan, Desa Lawak, Kecamatan Ngimbang, Lamongan. Di tempat itu, pelaku membakar tubuh korban hingga hangus. Polisi yang menelusuri kasus ini akhirnya berhasil menemukan jasad korban pada hari yang sama sekitar pukul 18.30 WIB.
Unit Resmob Satreskrim Polres Jombang menangkap pelaku di sekitar rumah korban pada Senin siang. Saat polisi memeriksa, S langsung mengakui semua perbuatannya. Ia juga menunjukkan lokasi-lokasi lain yang berkaitan dengan kejahatannya, seperti tempat penyimpanan uang dan perhiasan hasil rampokan, serta tempat ia meninggalkan mobil korban di wilayah Kecamatan Jogoroto.
“Mobil korban diparkir pelaku di depan rumah warga tak dikenal. Setelah itu, pelaku langsung pergi meninggalkan lokasi,” tambah Margono.
Hingga kini, polisi masih menyelidiki apakah pelaku benar merupakan ponakan korban seperti yang warga duga. Polisi juga masih mendalami Motif pasti pembunuhan, meski kuat dugaan pelaku mengincar harta benda milik Mutmainah.
Baca juga: Kecelakaan Beruntun di Tol Solo–Ngawi, Sopir Truk Ekspedisi Tewas Terjepit
Kasus ini terungkap setelah keluarga korban melaporkan hilangnya Mutmainah pada Senin pagi. Adik korban, Suwaji (56), yang biasa membantu mengurus sawah milik kakaknya, merasa curiga karena rumah sang kakak tampak sepi. Ia kemudian memberi tahu putra korban, Zainul Abidin (42), yang datang ke lokasi dan mendapati kondisi rumah berantakan.
Selain korban yang tidak ada di rumah, mobil Toyota Kijang Innova Reborn milik Mutmainah juga hilang. Zainul menemukan kejanggalan lain di kamar ibunya, seperti bercak darah di sarung bantal, seprei yang hilang, serta ponsel korban yang non aktif. Temuan tersebut membuat keluarga melapor ke Polsek Tembelang.
Polisi yang datang ke lokasi langsung melakukan olah TKP bersama tim Inavis dan Resmob. Berdasarkan keterangan saksi dan rekaman CCTV di sekitar rumah, identitas pelaku akhirnya terungkap. Dari hasil penyelidikan itulah, S berhasil ditangkap dan kasus pembunuhan disertai pembakaran ini mulai terurai.