KILAS JATIM

Pemerintah Provinsi Jawa Timur Percepat Pembangunan Infrastruktur Konektivitas Antar Wilayah Lintas Selatan.

LiputanJatim.com
Bencana 23 Feb 2026, 14:39 WIB

Hujan Ekstrem Picu Banjir 4 Kabupaten di Jawa Timur, Probolinggo Terparah

Liputanjatim.com - Hujan dengan intensitas tinggi kembali melanda Jawa Timur dalam beberapa hari terakhir, yang mengakibatkan empat Kabupaten mengalami banjir....

P

Pamela

Jurnalis LiputanJatim

2 Pembaca
Hujan Ekstrem Picu Banjir 4 Kabupaten di Jawa Timur, Probolinggo Terparah

Liputanjatim.com - Hujan dengan intensitas tinggi kembali melanda Jawa Timur dalam beberapa hari terakhir, yang mengakibatkan empat Kabupaten mengalami banjir.

Melansir DetikJatim, Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur, Gatot Soebroto, mengkonfirmasi kabar empat kabupaten yang terendam banjir.

"Ada empat kabupaten, yakni Kabupaten Pasuruan, Lamongan, Kabupaten Probolinggo, dan Jombang. Untuk Probolinggo berangsur surut," ungkap Gatot, Minggu (22/2/2026).

Menurut Gatot, tingginya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir menjadi faktor penyebab banjir di Pasuruan, Probolinggo, dan Jombang. Sedangkan Lamongan disebabkan luapan Sungai Bengawan Jero.

"Di Pasuruan, Sungai Bendungan meluap ke pemukiman warga dan jalan sejumlah desa. Ada beberapa kecamatan terdampak yakni Bangil, kemudian Kecamatan Kraton dan Rembang sudah surut. Personel BPBD Jatim dan BPBD Pasuruan juga telah mendistribusikan bantuan logistik bagi warga terdampak banjir," bebernya.

Selain itu, di Jombang tepatnya di Kecamatan Peterongan, drainase tidak mampu menampung debit air sehingga meluap ke wilayah permukiman warga. Saat ini kondisi genangan cenderung mengalami penurunan.

Personel BPBD Jatim bersama BPBD Jombang melanjutkan asesmen di lokasi kejadian, berkoordinasi dengan perangkat desa setempat, serta melanjutkan pemantauan terhadap kondisi genangan di wilayah terdampak.

Sementara di Probolinggo, pada Sabtu (21/2/2026) malam kemarin terjadi hujan lebat sehingga air sungai meluap dan menggenangi jalan serta permukiman warga di Kecamatan Paiton, Krejengan, Kotaanyar, Besuk, dan Gading.

Namun, saat ini telah berangsung surut dan masyarakat menjalani aktivitas normal kembali.

"Alhamdulillah siang ini sudah surut, namun masih terdapat genangan di Desa Sidomukti, Kecamatan Kraksaan, serta jembatan rusak di Desa Seboro, Kecamatan Kraksaan," pungkasnya. (ikrom)

Bagikan informasi ini: