KILAS JATIM

Pemerintah Provinsi Jawa Timur Percepat Pembangunan Infrastruktur Konektivitas Antar Wilayah Lintas Selatan.

LiputanJatim.com
Kriminal 09 Mar 2026, 15:41 WIB

Bobol Sekolah di Gresik, Satpam Muda Diamankan Warga

Liputanjatim.com - Aksi dugaan pembobolan terjadi di SMP Diponegoro yang berada di Desa Gadung, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik. Seorang pemuda berinisia...

H

hani

Jurnalis LiputanJatim

1 Pembaca
Bobol Sekolah di Gresik, Satpam Muda Diamankan Warga

Liputanjatim.com - Aksi dugaan pembobolan terjadi di SMP Diponegoro yang berada di Desa Gadung, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik. Seorang pemuda berinisial RDP (19), warga Kedurus Dukuh IX/5, Kedurus, Surabaya, tertangkap warga setelah kepergok berada di dalam area sekolah.

Kapolsek Driyorejo Kompol Musihram mengatakan kejadian tersebut berlangsung pada Minggu (8/2/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh seorang guru bernama Munawaroh yang datang ke sekolah untuk mengambil laptop.

"Saat tiba di lokasi, saksi melihat jendela. Kantor sekolah dalam kondisi terbuka," kata Musihram, Senin (9/2/2026).

Merasa ada yang tidak beres, saksi kemudian memeriksa ruangan kantor tersebut. Saat membuka pintu, ia mendapati seseorang berada di dalam ruangan.

"Korban pun berteriak meminta tolong kepada warga," tambah Musihram.

Teriakan tersebut membuat pelaku panik. Ia kemudian berusaha melarikan diri ke bagian belakang sekolah dan melompat keluar melalui jendela untuk menghindari kejaran warga.

"Warga yang mendengar teriakan langsung ikut mengejar pelaku hingga ke area persawahan di belakang sekolah," lanjutnya.

Pengejaran warga akhirnya berhasil menghentikan langkah pelaku di area persawahan yang berada di belakang sekolah. Tanpa adanya perlawanan, warga pun langsung mengamankan pelaku .

"Pelaku akhirnya diamankan warga di area sawah belakang sekolah dan kemudian diserahkan ke Polsek Driyorejo," tururnya.

Berdasarkan pemeriksaan awal, RDP yang bekerja sebagai satpam perusahaan itu belum sempat membawa barang apa pun dari dalam sekolah. Namun, pelaku masuk ke area bangunan dengan cara merusak kaca musala sekolah hingga pecah.

"Saat ini pelaku masih dalam pemeriksaan lebih lanjut," pungkasnya.

Bagikan informasi ini: