Barcelona Kandas di Liga Champions, Lini Belakang Jadi Sorotan
Liputanjatim.com - Langkah Barcelona di ajang Liga Champions harus terhenti setelah disingkirkan Atletico Madrid pada babak perempatfinal. Blaugrana tercatat mengalami jumlah kebobolan terburuk dalam dua musim terakhir.
Barcelona harus angkat koper dari kompetisi meski berhasil menang 2-1 atas Atletico Madrid pada leg kedua yang berlaga di Metropolitano, Rabu (15/4/2026). Hasil tersebut tidak cukup untuk membalikkan keadaan setelah sebelumnya kalah 0-2 di Camp Nou, sehingga agregat akhir menjadi 2-3 untuk keunggulan Atletico.
Kekalahan ini membuat Barcelona mengalami penurunan performa dibanding musim sebelumnya yang mampu mencapai babak semifinal. Performa lini belakang yang kurang solid disebut menjadi salah satu faktor utama kesulitan tim.
Berdasarkan catatan ESPN, tim asuhan Hansi Flick tersebut telah kebobolan total 44 gol sejak awal musim 2024/2025. Jumlah tersebut menjadi yang terbanyak dibanding tim lain di Liga Champions. Pada musim ini saja, gawang Barcelona sudah kemasukan 26 gol dari 12 pertandingan sejak fase liga.
“Para pemain perlu mengambil langkah selanjutnya. Kami kan tim yang masih muda, dan kami akan membaik,” ujar Flick seperti dikutip dari AS. “Saya kira apa yang penting pada hari ini adalah apa yang sedang kami lakukan.”
“Kami memang kecewa, sudah pasti. Namun, beginilah sepakbola itu, dan inilah hidup,” tambah pelatih asal Jerman tersebut.
Dengan hasil ini, penantian Barcelona untuk kembali menjuarai Liga Champions masih berlanjut. Terakhir kali mereka menjadi juara terjadi pada musim 2014/2015 saat diperkuat trisula legendaris Lionel Messi, Neymar, dan Luis Suarez.
hani
Jurnalis dan Kontributor Berita LiputanJatim.com
BERITA TERKAIT