Liputanjatim.com — DPD Partai Demokrat Jawa Timur menggelar lomba rakyat secara serentak di 38 kabupaten/kota, Minggu (23/8/2026). Kegiatan tersebut digelar untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menyambut HUT ke-25 Partai Demokrat.
Mengusung tagline “Memajukan Ekonomi, Menegakkan Keadilan dan Menjaga Demokrasi”, lomba rakyat tidak sekadar menjadi hiburan. Kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai ruang mempererat hubungan kader dengan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi warga secara langsung.
Bendahara DPD Partai Demokrat Jatim sekaligus Ketua Fraksi Demokrat DPRD Jatim, dr. Agung Mulyono, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang digelar serentak tersebut.
Menurut Agung, lomba rakyat menjadi momentum untuk mensyukuri kemerdekaan sekaligus mengenang jasa para pejuang dan pendiri bangsa.
“Ini momentum yang bagus untuk kita bersyukur dan mengenang para pejuang serta pendiri bangsa. Yang lebih penting, kegiatan ini menjadi gerakan kebersamaan masyarakat dalam merayakan kemerdekaan,” kata dokter Agung saat membuka Lomba Rakyat di Kantor DPD Demokrat Jatim.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan seluruh jajaran DPP yang telah menginisiasi kegiatan tersebut. Apresiasi serupa disampaikan kepada Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang dinilai memiliki peran penting dalam perjalanan dan perkembangan Partai Demokrat.
“Terima kasih kepada Mas Ketum AHY dan seluruh jajaran DPP yang telah menginisiasi dan menggerakkan kegiatan ini. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Pak SBY yang sejak awal menggawangi dan membesarkan Partai Demokrat hingga menjadi seperti sekarang,” ujarnya.
Anggota DPRD Jatim tiga periode itu menilai kepemimpinan AHY bersama jajaran DPP mampu menjaga Partai Demokrat tetap bergerak dan hadir di tengah masyarakat.
“Ini tidak mudah. Kegigihan Mas AHY dan seluruh jajaran DPP membuat Demokrat bisa terus bergerak, hadir dan bekerja bersama masyarakat. Kami tentu sangat mengapresiasi dan mensyukuri hal tersebut,” tambahnya.
Bukan Sekadar Lomba
Agung menegaskan, lomba rakyat juga menjadi sarana membangun komunikasi langsung antara kader Demokrat dengan masyarakat.
Dalam suasana yang lebih santai dan guyub, warga dinilai lebih leluasa menyampaikan berbagai persoalan maupun kebutuhan yang mereka hadapi.
“Selain mengikuti lomba dan menikmati suasana kebersamaan, masyarakat juga bisa menyampaikan aspirasi. Ini momentum yang tepat bagi kami untuk mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat,” jelasnya.
Aspirasi tersebut, lanjut Agung, akan menjadi masukan bagi kader dan anggota legislatif Demokrat dalam menjalankan fungsi representasi masyarakat.
Antusiasme warga juga terlihat dari banyaknya peserta yang mengikuti perlombaan di Kantor DPD Demokrat Jatim. Ratusan warga tercatat mengikuti berbagai perlombaan yang disiapkan panitia.
Agung menilai tingginya partisipasi tersebut menunjukkan bahwa masyarakat menyambut positif kegiatan yang mempertemukan partai dengan warga secara langsung.
“Ini menunjukkan masyarakat ingin berinteraksi dan berkomunikasi secara langsung. Karena itu, kegiatan seperti ini harus terus menjadi ruang kebersamaan,” katanya.
Sementara itu, Anggota Fraksi Demokrat DPRD Jatim Rasiyo mengatakan kehadiran kader di tengah masyarakat melalui lomba rakyat dapat memperkuat komunikasi sekaligus mendekatkan Partai Demokrat dengan warga.
“Kalau lomba menghadirkan masyarakat dan kami hadir di tengah mereka, otomatis terjadi komunikasi. Masyarakat bisa mengenal kader dan Partai Demokrat,” kata Rasiyo.
Ia menegaskan, penyerapan aspirasi masyarakat tidak akan berhenti pada momentum lomba rakyat, tetapi akan dilakukan secara berkelanjutan melalui berbagai kegiatan dan kerja politik di tengah masyarakat.
Kegiatan lomba rakyat tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian menuju HUT ke-25 Partai Demokrat yang akan diperingati pada 9 September 2026.
Melalui momentum tersebut, Demokrat Jatim ingin menjadikan perayaan kemerdekaan bukan sekadar seremoni, melainkan ruang untuk memperkuat kebersamaan, membangun komunikasi dan memastikan suara masyarakat tetap menjadi bagian penting dalam perjuangan politik partai.