Liputanjatim.com – Para tenaga kesehatan di Surabaya mulai menjalani vaksinasi dosis ketiga. Mereka mendapat vaksin jenis Moderna dari Amerika Serikat.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menuturkan vaksinasi dilakukan secara bertahap untuk para nakes tersebut.
Mengingat, untuk bisa mendapatkan vaksinasi dosis ketiga pihaknya juga melihat KIPI nakes usai disuntik vaksin. Makanya, vaksinasi Covid-19 tidak langsung dilakukan secara serentak.
“Vaksin nakes sudah kita lakukan untuk Moderna. Ada beberapa, tidak langsung. Karena KIPI-nya kita lihat,” kata Eri kepada awak media usai meninjau vaksinasi di UINSA, Rabu (4/8/2021).
Eri melanjutkan, jika para nakes usai mendapat vaksin Moderna menunjukkan efek samping panas pada tubuh, maka butuh istirahat.
“Karena rata-rata yang sudah disuntik Moderna ada agak panasnya. Sehingga kalau disuntikkan berbarengan, nakes istirahat kabeh (semua). Sehingga kita bergantian untuk nakesnya,” beber Eri.
Untuk itu, lanjut Eri, pihaknya membuat kebijakan vaksinasi untuk nakes dibuat secara bertahap.
“Kita melakukannya bertahap, karena kita lihat KIPI-nya seperti apa. Jangan sampai dilakukan semua, dan semuanya drop, ya mandek sak Suroboyo,” lanjutnya.
Terakhir, Eri menyebut puluhan nakes sudah menjalani vaksinasi Covid-19 dosis ketiga. Rata-rata, mereka memerlukan waktu untuk beristirahat.
“Sudah 30an lebih, rata-rata dampaknya ada panasnya. Sehingga perlu istirahat,” tandasnya.