Mahasiswa Teknik Kampus Qomaruddin Gresik Berhasil Ciptakan Solusi Digital Berbasis IoT

Liputanjatim.com – Implementasi Internet of Thing (IoT) di era Industri 4.0 adalah keniscayaan. Dalam perkembangannya, IoT digadang mampu untuk memberikan efektivitas dalam pekerjaan sehari-hari dan mampu memberikan efisiensi kerja maksimal secara cepat dan akurat. Selain itu IoT dapat dijadikan solusi atas permasalah yang terjadi di lapangan. 

Dalam hal ini, Mahasiswa Universitas Qomaruddin dari jurusan teknik elektro berhasil membuat inovasi berbasis Internet Of Thing (IOT) dalam pemenuhan tugas akhir. Mereka adalah, Achmad Rizza Anshori yang berhasil menciptakan Sistem Keamanan Sepeda Motor, Raizly Helmi Navilla Sistem Monitoring Infus, dan Davit Putra Ardiansyah Sistem Pengukur Tekanan Tensi Darah.

Rizza Anshoruli pencipta model sistem keamanan sepeda motor menyampaikan, bahwa jerih payah dengan metode instalasi software beserta hardware selama dua bulan inovasi tersebut diharapkan dapat memberikan rasa aman dari pencurian.

“Terdapat fitur on/off otomatis, Gmaps, serta perekam suara yang bisa diakses melalui hape,” ungkap Rizza.

Sedangkan, pada sistem monitoring Infus, buah pikir Raizly Helmi Navilla, diharapkan dapat mempermudah pada tenaga kesehatan serta dokter agar lebih up to date terhadap cairan infus apabila sudah habis, sehingga para pasien tidak kerepotan untuk menghubungi pihak terkait. 

Sementara itu, Davit Putra menyampaikan hal yang serupa. Harapannya dapat memudahkan kinerja nakes serta dokter untuk mengecek kondisi tekanan darah, serta lebih cepat untuk melakukan pendataan. 

“Internet Of Things (IOT) merupakan konsep yang menyambungkan segala sesuatu di sekeliling kita untuk dapat dipantau dan dikontrol dengan mudah. Dengan basis teknologi internet, konsep ini bertujuan untuk memudahkan pekerjaan pada segala bidang”. terang Nur Afiat S.T., M.T selaku Dosen Penguji kepada liputanjatim.com, Sabtu (02/07/22).

Lebih dalam, Mohamad Hariyadi, S.Kom., M.T selaku Dosen Pembimbing menjelaskan, bahwa peran teknologi saat ini bersifat vital, terlebih dalam menghadapi perkembangan zaman. Karena itu, lanjut dia, inovasi berbasis Internet Of Things (IOT) tidak akan diam di tempat. 

“Sehingga, ide-ide baru tidak pernah loyo, bahkan sangat memungkinkan untuk terus dikembangkan,” tuturnya.

Sedangkan Wakil rektor 1 Drs H Moh Maghfur M.Pd sangat mendukung adanya inovasi dari Mahasiswanya.

“Inovasinya sangat bagus. Saya juga sangat mendukung dan akan membantu untuk mempatenkan karya ini, serta menjalin kerja sama dengan instansi terkait,” jelas Moh. Maghfur saat melihat percobaan sistem keamanan pada sepeda motor.

Untuk informasi, dari seluruh pihak yang terkait telah berkomitmen, untuk terus mengembangkan inovasi berbasis Internet Of Things (IOT) secara berkelanjutan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here