
Sidoarjo, Liputanjatim.com – Ratusan kiai dan ustadz dari berbagai pondok pesantren Jawa Timur berkumpul di Pondok Pesantren Al- Khozini Buduran Sidoarjo, Sabtu (10/02/2018). Kiai dan ustadz yang tergabung dalam Forum Nahdliyin Bersatu tersebut menggelar deklarasi dukungan untuk Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar sebagai Cawapres 2019 mendatang.
Pengasuh Ponpes Al- Khozini, KH. Abdus Salam Mujib menyampaikan terima kasih kepada kiai yang telah berkenan hadir dalam rangka mempersatukan persepsi dalam perjuangan Nahdlatul Ulama (NU) di kancah perpolitikan nasional, salah satunya adalah mendukung perwakilan NU memimpin Indonesia.
“Kita dalam kesempatan ini untuk mendukung perwakilan NU, Cak Imin untuk ambil bagian kepemimpinan nasional,” ungkapnya.
Ketua Forum Nahdliyin Bersatu, KH Abdus Salam Sohib menyampaikan alasan mendasar nahdliyin bersatu mendukung Cak Imin. Baginya agama dan pemerintahan menjadi sesuatu yang tidak bisa dipisahkan. karena agama dan pemerintah merupakan saudara kembar. Dimana agama menjadi pondasi dan pemerintah menjadi penjaga agama itu sendiri.
“Karena itu Nahdlatul Ulama harus ambil bagian dari kepemimpinan nasioanal, dan yang bisa mewakili nahdliyin ya Cak Imin,” ungkapnya.
Cak Imin menjadi tokoh dari kalangan nahdliyin yang memenuhi syarat untuk menjadi pemimpin nasional, karena pengalaman dan kapasitasnya sebagai tokoh naaional yan bisa dipercaya untuk memimpin masyarakat nasional.
KH Sohib memandang Cak Imin tidak perlu ragu dan bimbang untuk maju menjadi pemimpin nasional. Karena dirinya bersama dengan forum nahdliyin bersatu siap untuk menyatukan kaum nahdliyin Jawa Timur mendukung Cak Imin.
“Kita berinisiatif bersatu padu, satu barisan, gotong royong agar kader NU ini (Cak Imin) menjadi pemimpin,” terangnya.
Dalam acara tersebut, tidak hanya dihadiri para kiai dan uatadz, namun juga dihadiri oleh perwakilan LSM kehutanan Bojonegoro, perwakilan pengusaha tambang Lumajang dan perwakilan guru madrasah diniyah dan MTQ.[nob]