Kebijakan Pemkab Jombang Bantu Peternak Ditengah Anjloknya Harga Telur

Peternakan ayam petelur di Jombang

Liputanjatim.com – Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Jombang meminta semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memborong telur ke peternak ayam. Kebijakan tersebut bertujuan untuk membantu para peternak ayam petelur di tengah anjloknya harga telur.

Kebijakan tersebut menindaklanjuti surat edaran (SE) Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa nomor 510/21264/125.1/2021 tentang Membeli Telur Ayam dari Peternak Jatim. Penjabat (Pj) Sekda Jombang Senen lantas melayangkan SE nomor 510/7989/415.32/2021 tentang Pembelian Telur Ayam dari Peternak Jombang pada 5 Oktober 2021.

“Kebijakan borong telur sudah selesai. Kebijakan itu menindaklanjuti surat Gubernur Jawa Timur,” Kata Pejabat Sekda Jombang saat kepada wartawan, Kamis (14/10/21).

Melalui surat tersebut Senen mengajak seluruh ASN di 63 organisasi perangkat daerah (OPD) lingkungan Pemkab Jombang membeli telur ayam dari peternak lokal dengan harga Rp 18.000 per Kg dan ongkos kirim Rp 6.000 per peti atau per 10 Kg. Setiap OPD di minta membeli 30 Kg telur paling lambat 11 Oktober 2021.

Senen menjelaskan, mekanisme pembelian telur tersebut di koordinir melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian Jombang. “Tujuannya jelas, untuk meringankan beban teman-teman peternak dengan kondisi harga telur yang turun ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Jombang Hari Oetomo mengatakan, saat ini ada sebanyak 1.676 kg permintaan telur terkumpul dari kalangan OPD. Pembelian telur sudah di lakukan pada Senin (11/10/21/).

Hari menjelaskan, permintaan ribuan kilogram telur tersebut akan di belanjakan kepada 3 peternak di Jombang yang telah ditunjuk oleh Pemprov Jatim melalui surat edaran Gubernur Jawa Timur nomor 510/21264/125.1/2021.

Ia menilai, kebijakan memborong telur di peternak dengan harga Rp. 18.000 per-kg itu sangat membantu di tengah anjloknya harga telur. Saat ini harga telur di pasaran anjlok dengan harga Rp. 16.000/kg.

“Ini kita ikut berpartisipasi saat harga telur anjlok. Paling tidak kebijakan ini bisa membantu para peternak,” pungkasnya. [*]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here