KILAS JATIM Pemerintah Provinsi Jawa Timur Percepat Pembangunan Infrastruktur Konektivitas Antar Wilayah Lintas Selatan.
16 August 2026
LIPUTANJATIM.COM

Mengabarkan Dari Jawa Timur untuk Indonesia

DAERAH BERITA PENDIDIKAN HUKUM Ruang Redaksi
Berita

Eri Cahyadi Sebut Proyek Drainase di Surabaya Rampung Akhir November

05 Nov 2025, 08:52 WIB • Dilihat 1 kali

Liputanjatim.com - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, menegaskan proyek drainase ditargetkan rampung akhir November. Pihaknya mempercepat pengerjaan di berbagai titik untuk mengantisipasi genangan saat puncak musim hujan Januari–Februari 2026. 

“Insyaallah di akhir November selesai semua. Alhamdulillah di Oktober sudah hujan, jadi strategi saya menahan agar tidak terjadi genangan dengan mengerahkan mobil-mobil PMK,” kata Eri, Selasa (4/11/2025).

Sebanyak 28 unit mobil PMK siaga di berbagai titik setiap kali hujan turun.

“Kita punya 28 unit, keluar semua setiap hujan. Moga-moga insyaallah sampai akhir November kita bisa mengatasi itu,” ujarnya.

Eri mencontohkan, kawasan Pakal dan Dukuh Kupang yang dulu langganan banjir kini sudah bebas genangan.

“Pakal puluhan tahun banjir, 30 tahun bisa selesai. Dukuh Kupang lima puluh tahun, hari ini bisa selesai,” katanya.

Ia menambahkan, tahun depan proyek drainase akan fokus ke kawasan Sukomanunggal.

“Warga harus mau dibuatkan saluran, supaya tidak banjir. Camat dan lurah harus bisa meyakinkan,” katanya.

Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya, Syamsul Hariadi, menyebut progres pengerjaan drainase sudah mencapai 70 persen.

“Yang 20 persen selesai akhir November, sisanya insyaallah Desember,” ujarnya.

Menurut Syamsul, percepatan tersebut agar proyek selesai sebelum puncak musim hujan.

“Puncak hujan di prediksi Januari–Februari, jadi kita kejar semua di November,” katanya.

Salah satu proyek besar berada di Benowo yang menggunakan metode penutupan total saluran.

“Kalau di tutup total otomatis airnya cuma bisa kita alihkan dengan pompa, tapi kapasitasnya kecil dari pada aliran alami,” ucapnya.

Ia menambahkan, kondisi itu bisa menimbulkan genangan sementara di sekitar Pondok Benowo Indah (PBI).

“Makanya kita usahakan supaya selesai, sambil berdoa mudah-mudahan hujannya tidak terlalu deras,” ujarnya.

Untuk antisipasi, seluruh rumah pompa dan tim lapangan akan siaga penuh setiap kali muncul peringatan dini cuaca ekstrem.

“Kalau ada awan hujan mengarah ke mana, teman-teman harus sudah siap semua. Rumah pompa di kosongkan salurannya,” ujarnya.